Selasa, 25 November 2014

Kondisi Lingkungan di Daerah Papua Barat

Kondisi lingkungan di daerah papua barat

Fenomena perubahan iklim, pencemaran dan kerusakan lingkungan sudah terjadi, di mana Tanah Papua juga tidak luput dari kejadian ini.

Menteri Lingkungan Hidup, Prof. Balthasar Kambuaya mengatakan ekoregion Papua merupakan salah satu ekoregion yang memiliki keanekaragaman ekosistem yang cukup tinggi dengan didominasi ekosistem hutan yaitu sekitar 76,2%.

“Akan tetapi dengan bertambahnya penduduk pendatang, aktivitas pertambangan dan pembangunan infrastruktur mendorong lingkungan di Tanah Papua menjadi berubah,” kata Balthasar dalam rilisnya, Kamis (9/10/2014).

Pernyataan tertulis tersebut dibacakan Deputi Bidang Kerusakan Lingkungan Hidup dan Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup Arief Yuwono dalam “Sosialisasi Peraturan Perundangan Lingkungan Hidup” di Merauke, Kamis (9/10/2014).

Pemanfaatan kawasan hutan yang kemudian diubah peruntukannya menjadi kawasan permukiman, kawasan pertambangan atau peruntukan lainnya, kata dia, turut memberikan kontribusi besar pada persoalan lingkungan hidup.

Walaupun laju perubahan tanah Papua relatif lebih rendah dibandingkan wilayah lain, sejak tahun 2000 hingga 2012 terjadi penurunan perubahan tutupan hutan sebesar 20%.

Kekayaan alam di Papua dan Papua Barat yang melimpah dan karakteristik penduduk yang dikenal memiliki kearifan lokal berkepedulian tinggi merupakan potensi yang harus dimanfaatkan oleh pemerintah daerah dalam menyusun program yang prorakyat dan prolingkungan hidup.

Manokwari, 17 Oktober 2013. Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) bersama Pemerintah Daerah Provinsi Papua dan Kabupaten Manokwari menyelenggarakan berbagai kegiatan dalam rangka upaya pengendalian pencemaran lingkungan hidup dan persampahan di Provinsi Papua Barat. Rangkaian acara ini dihadiri oleh Menteri Lingkungan Hidup, Prof. Dr. Balthasar Kambuaya, MBA dalam kunjungan kerjanya di Provinsi Papua Barat.
Dalam sebuah lokakarya tiga hari yang diadakan di Bintuni, Papua Barat, baru-baru ini, masyarakat yang terkena dampak proyek gas Tangguh menuntut agar BP dan pemerintah Indonesia mendengarkan keluhan mereka dan memberi mereka kesempatan untuk berpendapat akan hidup mereka, penghidupan dan masa depan wilayah Teluk Bintuni.
DTE mengajukan pertanyaan yang kritis mengenai proyek raksasa gas alam dan LNG Tangguh, yang dioperasikan oleh BP di Teluk Bintuni, Papua Barat.

Proyek jutaan dollar yang kini sudah mencapai fase produksi itu menyebabkan adanya perubahan cepat dan besar-besaran terhadap komunitas setempat yang tanah-tanah adatnya dipakai sebagai ladang operasi proyek.

DTE mempertanyakan kepada BP mengenai dampak hak asasi manusia, sosial dan lingkungan serta konteks politik yang lebih luas dan juga melaporkan secara ekstensif mengenai Tangguh.


penggusuran akibat pembangunan proyek tangguh


       Pendekatan BP pada pengoperasian proyek Tangguh mengisyaratkan langkah yang semakin menjauh dari 'niat baik' perusahaan tersebut yang selama ini dikemukakan untuk meyakinkan publik baik di Indonesia maupun di Inggris. Kasus masyarakat nelayan di desa Tanah Merah mencuat setelah isu tersebut dimuat dalam terbitan lokal Suara Perempuan Papua. Tanah Merah adalah sebuah desa di wilayah selatan Teluk Bintuni yang digusur untuk mendirikan lokasi utama proyek. Artikel tersebut bersuara kritis terhadap situasi yang dihadapi penduduk yang dipindahkan dan juga terhadap langkah-langkah yang diambil oleh perusahaan untuk memberikan alternatif penghidupan yang baru. DTE telah mendengar dari anggota panel TIAP dan staf BP Indonesia bahwa banyak rumah baru yang dibangun di Tanah Merah Baru sekarang ini kosong dan banyak perlengkapan yang diberikan oleh BP telah dijual (sebagai contoh adalah perahu motor yang diberikan kepada penduduk nelayan).


     Situasi tersebut menggambarkan dengan jelas bahwa meskipun telah menunjukkan itikad baik upaya BP untuk berkontribusi pada pembangunan dan kesejahteraan masyarakat setempat tidak mencapai hasil yang diinginkan. Mungkin hal tersebut mengindikasikan bahwa kesenjangan antara realitas perusahaan multinasional besar dengan kondisi penduduk lokal terlalu lebar untuk dijembatani dengan cara tersebut, dan bahwa keberadaan Tangguh masih tetap merupakan ganjalan bagi masyarakat dan lingkungan setempat. Pada akhirnya, hasil dari upaya BP hanya berujud uang tunai dari hasil penjualan perahu motor yang bersifat jangka pendek dan bukannya pembangunan jangka panjang yang berkelanjutan dan terkelola di Papua.

Sumber:

http://news.bisnis.com/read/20141009/78/263602/menteri-klh-papua-harus-waspadai-perubahan-iklim-dan-kerusakan-lingkungan

http://www.downtoearth-indonesia.org/id/story/perusahaan-perusahaan-multinasional-antri-untuk-mengambil-keuntungan-dari-sumberdaya-di-papua-

http://www.menlh.go.id/upaya-pengendalian-pencemaran-lingkungan-dan-persampahan-di-papua-barat/

http://bapesdalh.papua.go.id/page/62/tantangan-pembangunan-di-papua-dan-langkah-ke-depan-di-bawahmp3ei.htm

http://papuabarat.litbang.pertanian.go.id/ind/index.php?option=com_content&view=article&id=71:papua-barat-menuju-provinsi-konservasi-dan-keterkaitannya-dengan-pembangunan-pertanian-ramah-lingkungan-&catid=5:seminarlokakarya&Itemid=5

"Daftar Penelusuran Kota Melalui Provinsi".




Minggu, 23 November 2014

Jawaban 10 "Pemanasan Global"

Le onde dell'oceano colpito le dita

pronto per essere trascinato in onde e

La luna nuova arriverà

La tempesta infuria per l'uomo

sporco verso il cielo

rendendo persone malate

Caduta notturna in aria sporca

il nostro mondo è pieno di auto e moto

Questa vita non è solo di amare le persone,

ma anche l'amore della terra.

Translate : 

Gelombang laut menerpa jemariku

siap untuk terseret dalam gelombang dan

bulan baru akan datang

Badai mengamuk kepada manusia

kotoran naik ke langit

membuat orang-orang sakit

Malam rebah dalam udara kotor

dunia kita penuh dengan mobil dan motor

hidup ini bukan hanya tentang menyayangi orang,

tetapi juga mencintai bumi

Jawaban 9 “Apa yang harus dilakukan oleh Indonesia untuk beradaptasi dengan dampak ekstrim pemanasan global ?”

Governo indonesiano dovrebbe anche essere consapevoli e funzionari statali non correttamente masterizzato e mengekpolitasi naturali in Indonesia, perché avrà un impatto sul cambiamento climatico e il riscaldamento globale in Indonesia che ha provocato perdite per Indonesia. perché Indoneisa tra cui il suo paese fortemente dipendente dalle risorse naturali, il modo corretto di affrontare l'impatto della globalizzazione è di adattarsi. adattabilità è fatto da fornire conoscenze al pubblico sugli effetti del riscaldamento globale.

Translate : 

Seharusnya pemerintah indonesia juga sadar dan para petinggi negara ini tidak selayaknya menguasai dan mengekpolitasi alam yang ada di indonesia, karena akan berdampak sekali pada perubahan iklim dan pemanasan global di indonesia yang mengakibatkan kerugian bagi indonesia. karena indoneisa termasuk negara yang hidupnya sangat bergantung pada sumber daya alam, cara yang tepat dalam mengatasi dampak globalisasi adalah dengan beradaptasi. kemampuan adaptasi dilakukan dengan memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai berbagai dampak pemanasan global.

Jawaban 8 “Dampak Pemanasan Global Tak Bisa Diperbaiki” (Kasus 1)

Penso che anche se i casi si sono verificati nel nostro mondo non poteva essere riparato, come ghiacciai e ghiaccio polare si scioglie e le catastrofi naturali che si sono verificati in diversi paesi è l'impatto del riscaldamento globale, anche se non siamo in grado di risolvere il problema, ma siamo in grado di ridurre al minimo l'impatto della verificarsi, con una partecipazione record delle varie parti a livello locale come interessato vulnerabile.

Translate : 

Menurut saya walaupun kasus yang telah terjadi di bumi kita itu sudah tidak bisa di perbaiki, seperti gletser, dan es kutub mencair serta bencana alam yang terjadi di berbagai negara yang merupakan dampak dari pemanasan global, walaupun kita tidak dapat memperbaikinya tetapi kita dapat meminimalisir dampak yang terjadi, dengan catatan mengikutsertakan berbagai pihak di tingkat lokal sebagai pihak yang rentan terkena dampak.

Jawaban 7 "Beberapa Alternatif Untuk Mengantisipasi Dampak Kenaikan Muka Air Laut"

Relocation; è stata sviluppata questa alternativa quando gli impatti economici e ambientali dovuti all'innalzamento del livello del mare e inondazioni così grande che superficie coltivata deve essere spostato più lontano dalla costa. In condizioni estreme, infatti, deve essere considerato evitare a tutte le aree che hanno una elevata vulnerabilità.
• Sistemazione; Questa alternativa è variazioni naturali o adeguamenti al rischio di impatto che può verificarsi come il recupero, la costruzione di elevazione o cambiamenti in agricoltura in agricoltura acqua salmastra (acquacoltura); zone inondate è inevitabile, ma non si prevede di costituire una seria minaccia per la sicurezza della vita, i beni e le attività socio-economiche e l'ambiente.
• Protezione; Questa alternativa ha due possibilità, e cioè che sono le strutture duri come la costruzione di conservare onda (frangiflutti) o dighe (dighe) e che sono strutture molli come rivegetazione mangrovie o stoccaggio di sabbia (spiaggia di ripascimento). Sebbene tendono difesa contro le variazioni naturali, questa alternativa deve essere fatto con attenzione considerando i processi naturali che avvengono secondo il principio della "lavorare con la natura".

Translate : 

Relokasi ; alternatif ini dikembangkan apabila dampak ekonomi dan lingkungan akibat kenaikan muka air laut dan banjir sangat besar sehingga kawasan budidaya perlu dialihkan lebih menjauh dari garis pantai. Dalam kondisi ekstrim, bahkan, perlu dipertimbangkan untuk menghindari sama sekali kawasan-kawasan yang memiliki kerentanan sangat tinggi.
•           Akomodasi ; alternatif ini bersifat penyesuaian terhadap perubahan alam atau resiko dampak yang mungkin terjadi seperti reklamasi, peninggian bangunan atau perubahan agriculture menjadi budidaya air payau (aquaculture) ; area-area yang tergenangi tidak terhindarkan, namun diharapkan tidak menimbulkan ancaman yang serius bagi keselamatan jiwa, asset dan aktivitas sosial-ekonomi serta lingkungan sekitar.
•           Proteksi ;  alternatif ini memiliki dua kemungkinan, yakni yang bersifat hard structure seperti pembangunan penahan gelombang (breakwater) atau tanggul banjir (seawalls) dan yang bersifat soft structure seperti revegetasi mangrove atau penimbunan pasir (beach nourishment). Walaupun cenderung defensif terhadap perubahan alam, alternatif ini perlu dilakukan secara hati-hati dengan tetap mempertimbangkan proses alam yang terjadi sesuai dengan prinsip “working with nature”

Jawaban 6 "Dampak Kenaikan Muka Air Laut"

(A) l'aumento della frequenza e intensità di alluvioni

(B) cambiamenti nelle correnti oceaniche e la diffusa distruzione di mangrovie

(C) l'espansione di intrusione di acqua di mare

(D) una minaccia per le attività economiche delle comunità costiere sosiaol

(E) la riduzione al di fuori terraferma o la perdita di piccole isole.

Translate : 

(a) meningkatnya frekuensi dan intensitas banjir

(b) perubahan arus laut dan meluasnya kerusakan mangrove

(c) meluasnya intrusi air laut

(d) ancaman terhadap kegiatan sosiaol-ekonomi masyarakat pesisir 

(e) berkurangnya luar daratan atau hilangnya pulau-pulau kecil.