Rabu, 07 Januari 2015

KARAKTER UNGGUL

Peduli

Arti peduli adalah nilai dasar dari sikap memperhatikan dan bertindak produtif terhadap keadaan disekitar kita.sikap peduli adalah sikap keterpanggilan untuk membantu mereka yang lemah,miskin dan membantu mengatasi kesulitan orang lain.orang yang peduli adalah orang tidak bisa tinggal diam melihat penderitaan orang lain.

Jujur

Jujur adalah sikap atau siat seseorang yang menyatakan sesuatu dengan sungguh-sungguh dan apa adanya,menurut saya sifat jujur ini harus di miliki oleh setiap manusia.sifat jujur juga dapat menjadi cerminan dari kepribadian seseorang.orang yang mempunyai sifat jujur dapat di percaya oleh orang banyak,apa lagi untuk mendapatkan suatu perkerjaan.

Mengenal diri

Mengenal diri : mengatakan bahwa salah satu cara memberikan keyakinan pada diri sendiri ialah dengan menghormati diri kita serta menganggap bahwa diri kita adalah penting.

Disiplin

Disiplin adalah perasaan/sikap taat dan patuh terhadap nilai-nilai dan norma-norma  yang berlaku yang dipercaya termasuk melakukan pekerjaan tertentu yang menjadi tanggung jawab nya.untuk menanamkan sikap disiplin dalam kehidupan sehari-hari.banyak sikap disiplin yang dimaksud,misalnya disiplin terhadap waktu,peraturan/tata tertib dan disiplin perlu diri karena dispilin adalah kunci kesuksesan.


Tanggung jawab

Menurut saya tanggung jawab itu adalah ciri manusia yang beradap.manusia bertanggung jawab karena menyadari akibat baik buruk nya  perbuatan itu,tanggung jawab itu hukum nya wajib untuk di laksanakan.karena itu adalaha sebuah amanant,manurut kamus Indonesia tanggung jawab itu sendiri adalah dimana seseorang dengan keadaan wajib menaggung segala sesuatu.

Prinsip hidup

Prinsip hidup atau biasa disebut juga dengan pandangan hidup adalah merupakan sebuah draf atau konsep dari kehidupan yang akan kita jalani.pandangan hidup dimiliki pada umumnya di masyarakat adalah pandangan yang sesuai dengan agama dan norma-norma yang berlaku di masyarakat.suatu pandangan hidup merupakan hal yang mutlak untuk dimiliki oleh setiap manusia di dunia ini.

Berkepribadian menarik

Dalam hidup saya,berkepribadian menarik itu sangat penting,why?? Untuk menarik simpati orang lain menjadi pribadi menarik misalnya,dalam hal bekerja,berkepribadian menarik sangat penting untuk menarik simpati bos dan atasan.untuk pribadi yang menarik kita perlu mengoreksi diri kita masing-masing.saya selalu berpedoman untuk selalu berbeda dengan orang lain.mungkin ini salah satu cara saya untuk menarik simpatik orang lain.ciri-ciri kepribadian menarik yang orang miliki antara lain :
1.     Berbeda dengan orang lain
2.     Memiliki sifat unggul
3.     Memiliki keunggulan yang orang lain tidak miliki.



Mampu beradaptasi

Adaptasi merupakan sebuah cara bagaimana organisme atau makhluk hidup mengatasi tekanan lingkungan sekitarnya untuk bertahan hidup.manusia juga harus pintar-pintar untuk beradaptasi terhadap lingkungan nya itu sendiri.bagaimana mereka bersosialisasi terhadap warga lainnya.adaptasi sangat berpengaruh pada tingkat kenyamanan dan tingkat ketentraan untuk dapat hidup di lingkungan barunya.

Mengambil resiko

Banyak orang takut meghadapi resiko dalam hidup mereka karena memikirkan dampak negative yang didapatkan bila keputusan yang mereka ambil ternyata salah,padahala kehidupan yangkita jalani setiap hari penih dengan resiko.jika berjalan kaki saja ada resiko tertabkrak tetap terjadi walaupun kita berjalan dijalur yang benar.bila kita ingin melangkah maju anda harus siap menghadpi resiko apa yang anda lakukan bukan menghindari nya tetapi menghadapinya.

Mengendalikan diri

Mengendalikan diri adalah sebuah sikap kehidupan yang tegas.mengendalikan diri bisa dilatih sejak bayi,yaitu rutinitas pengendalian diri dalam era sekarang ini sangat perlu dimiliki oleh semua orang,apalagi orang yang hidup di lingkungan organisasi,dalam mengelola kehidupan kecerdasan emosional.ada strategi yang berbentuk consensus dan konflik.beberapa langkah yang dapat dilakukan dalam mengendalikan diri & kesabaran untuk mengakui adanya emosi yang timbul pada diri kita.

Bersemangat

Bersemangat adalah bagaimana kita bisa membuktikan dan mempertahankan semangat itu sendiri.tentu saja bukan sebuah rencan diawali saja.tapi dalam seuruh proses yang sudah kita inginkan dan kita jalankan sebaik mungkin dengan rasa semangat.semangat merupakan roh kehidupan yang menjiwai segala tindakan kita.menurut saya semangat itu bisa mengusir ketakutan,bisa menghilangkan rasa lelah,bisa mematahkan kesulitan dan semangat akan membawa kita mencapai kesuksesan yang kita inginkan.

Kerja sama

Manusia di ciptakan di muka bumi ini sebagia makhluk social yang berarti tidak bisa hidup sendiri atau membutuhkan bantuan orang lain .disebabkan karena manusia makhluk social akhirnya timbul yang nama nya kerja sama.kerja sama adalah bekerja secara bersama sama atau membantu guna membuat pekerjaan menjadi mudah dan cepat

Adil

Adil merupakan dimana semua orang mendapatkan hak menurut kewajibannya.suatu sikap yang tidak memihak atau sama rata.tidak ada yang lebih serta dapat memperlakukan diri sendiri dengan orang lain secara professional.prilaku adil sudah menjadi suatu aturan atau ketentuan dalam kehidupan bermasyarakat.terlebih dari segi agama prilaku adil tentu tidak membutuhkan lebih dari satu objek untuk melahirkannya.segala seuatu di dunia ini tidak ada yang adil tetapi bagaimana kita mensikapi sikap adil tersebut.




Proaktif

Seseorang yang memeliki sikap proaktif selalu memiliki visi kedepan memandang masa depan dengan penh optimis,dan selalu aktif memikirkan apa yang dapat mereka lakukan untuk meningkatkan kualitas kehidupannya.sikap proaktif cenderung mengarah kepada tindakan (action) yang positif.tindakan proaktif berbeda dengan tindakan reaktif yang hanya bisa mengumbar keluhan akan keadaanya.


Rabu, 17 Desember 2014

PEMANFAATAN MIKROFUNGI Penicillium waksmanii
DAN Penicillium spinulosum DALAM BIOREMEDIASI
LIMBAH MINYAK NABATI
UTILIZATION OF MICROFUNGI Penicillium waksmanii
AND Penicillium spinulosum IN BIOREMEDIATION OF
PLANT OIL WASTE

Hefni Effendi1), Indah Widiastuti2), Surantiningsih3), dan Sigid Hariyadi4)
1) Pusat Penelitian Lingkungan Hidup (PPLH), IPB
2, 3,4)Laboratorium Produktivitas dan Lingkungan Perairan
Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan, FPIK, IPB

Abstrak
Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji kemampuan mikrofungi akuatik, yaitu Penicillium
waksmanii dan Penicillium spinulosum dalam mereduksi kandungan minyak nabati dan pengaruhnya terhadap parameter kualitas..Mikrofungi P. waksmanii dan P. spinulosum diisiolasi dari perairan hutan mangrove Muara Kapuk, Jakarta. Penurunan konsentrasi minyak nabati pada perlakuan 100 ppm yang dilakukan oleh P. waksmanii dan P. spinulosum adalah sebesar 76,70% dan 89%. Sedangkan pada konsentrasi minyak 200 ppm
kedua mikrofungi berhasil menurunkan minyak sebesar 57,65% (P. waksmanii) dan 89,30% (P. spinulosum). Penurunan COD tertinggi baik pada konsentrasi 100 ppm dan 200 ppm terjadi pada perlakuan P. spinulosum sebesar 56,25% dan 59,69%. Luas penutupan dicapai.

Kata kunci: bioremedias, inyak nabati,. Penicillium spinulosum, dan Penicillium waksmanii


PENDAHULUAN

Minyak dan lemak yang mencemari air sangat merugikan lingkungan karena lapisan
tipis yang dibentuk oleh minyak di permukaan perairan dapat menghambat pelarutan oksigen
dalam air dan menggangu organisme yang hidup dalam peairan. Oleh karena itu diperlukan
penanganan limbah minyak nabati terutama dari industri sebelum di buang ke lingkungan
perairan agar tidak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan. Pengembangan teknik
bioremediasi adalah teknologi alternatif pengolahan limbah minyak nabati yang relative murah, sederhana dan ramah lingkungan. Hal ini dikarenakan proses bioremediasi dalam
mendegradasi limbah memanfaatkan aktifitas mikroorganisme sebagai pengurai polutan
kompleks dirubah menjadi senyawa yang lebih sederhana (Citroreksoko, 1996; Fleury, 2007;
Molla et al., 2001). Selain itu teknologi prosesnya cukup sederhana.





METODE PENELITIAN

A.    Tahap Percobaan Pendahuluan

1.     Isolasi mikrofungi

     Sampel diambil dari daun, ranting, buah mangrove yang telah membusuk, dan batu di
daerah Muara Kapuk (Jakarta). Kemudian dikerik dengan menggunakan jarum ose dan
ditumbuhkan pada media agar PDA (Potatoes Dextrose Agar), diinkubasi pada suhu 270C
selama 2-5 hari dan diamati pertumbuhannya.

2. Seleksi mikrofungi

Setelah 2-5 hari isolat ditumbuhkan pada media, didapatkan kultur mikrofungi yangheterogen dalam media. Mikrofungi yang cukup dominan dalam media diseleksi berdasarkan.perbedaan warna dan disubkultur agar diperoleh kultur mikrofungi yang homogen.

3. Identifikasi mikrofungi

3.a. Pembuatan slide kultur

Identifikasi mikrofungi dilakukan berdasarkan ciri-ciri mikroskopik dengan pengamatan struktur morfologi mikrofungi dengan membuat slide kultur mikrofungi yang kemudian diamati dengan mengunakan mikroskop. Slide kultur dibuat dengan menggunakan cawan petri yang diberi kertas saring pada bagian alasnya dengan bentuk seperti cawan petri. Pipa berbentuk V diletakkan di dalam cawan petri, kemudian di bagian atas pipa V diletakan gelas obyek dan gelas penutup dan disterilisasai di dalam autoklaf pada suhu 121-1260C selama ± 15 menit.

3.b. Pengamatan secara mikroskop

Mikrofungi yang sudah tumbuh di slide kultur diamati ciri-ciri mikroskopiknya
dengan menggunakan mikroskop pada perbesaran 10x10 dan 40x10. Identifikasi mikrofungi
dilihat berdasarkan bentuk morfologis seperti konidiofor, konidia, metula, fialid, ada tidaknya
septa, dan tipe percabangan. Secara makroskopik diamati warna hifa, bentuk spora atau
konidia dengan menggunakan buku identifikasi oleh Gilman (1945) dan Fassatiova (1986).

4. Penentuan efisiensi konsentrasi media PDB dengan air

Penentuan konsentrasi penggunanaan media PDB (Potatoes Dextrose Broth) pada percobaan air limbah yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari penelitian yang dilakukan sebelumnya oleh Widiyanti et al. (2007) sebesar 1 : 5. Setelah itu dicobakan pada isolat mikrofungi P. waksmanii dan P.

6. Penentuan konsentrasi minyak nabati untuk penelitian

Konsentrasi minyak nabati yang digunakan dalam percobaan ini adalah 100 mg/l dan
200 mg/l. Penentuan konsentrasi minyak tersebut didasarkan pada pendekatan kadar alamiah
minyak nabati di perairan.

7. Penyiapan media air

Air laut bersalinitas 33 psu diberi kaporit dan diinapkan semalam. Hal ini dilakukan untuk membunuh mikroorganisme dalam air laut. Proses selanjutnya air PDAM yang telah difiltrasi kain saring dengan ukuran pori-pori 20 μm dicampur dengan air laut sampai diperoleh salinitas 9 psu. Lalu air tersebut dipanaskan sampai golak pertama di permukaan.

B.Tahap Pelaksanaan

1. Inokulasi mikrofungi ke limbah uji coba

Larutan media PDB dicampur dengan air bersalinitas 9 psu dengan perbandingan
konsentrasi 1 : 5 (166,67 ml dan 833,33 ml) ditambahkan minyak goreng nabati dengan
konsentrasi 100 ppm dan 200 ppm pada masing-masing percobaan dengan volume total 1
liter dalam setiap wadah toples yang telah disterilisasi,

2. Pengamatan pertumbuhan mikrofungi dan analisis kualitas air

Pengamatan mikrofungi dan analisis kualitas air pada percobaan dilakukan empat kali
selama 6 hari. Pertumbuhan mikrofungi diamati secara visual dan diukur berdasarkan
presentase luas penutupan mikrofungi. Parameter kualitas air yang diukur adalah Chemical
Oxygen Demand (Titrimetrik dikromat, Boyd, 1979), minyak (Partisi-gravimetrik), turbidity
(Turbiditi-meter Model 2100p), Suhu (Termometer), pH (pH meter CG 825 Schott),
dissolved oxygen (DO meter ORION 862).

HASIL PENELITIAN

1. Karakteristik Mikrofungi

Penicillium waksmanii memiliki karakteristik koloni berwarna hijau keabu-abuan dan tepi koloni berwarna putih keabu-abuan. Permukaan koloni berbentuk powder halus (gambar 1.A). P. waksmanii merupakan jenis mikrofungi yang memproduksi konidia. Konidiopor dapat mencapai panjang 100-200 μm dengan lebar 2,5-3 μm setelah 3-5 hari.

2. Kemampuan mikrofungi mendegradasi limbah minyak nabati

Kisaran presentase luas penutupan mikrofungi pada percobaan konsentrasi minyak
nabati 100 mg/l P. waksmanii sebesar 10-98%, P. spinulosum sebesar 10-98% dan kontrol
sebesar 0-40%. Luas penutupan tertinggi P. spinulosum dicapai pada saat pengamatan hari ke
6 (T6) sebesar 98%, begitu juga dengan P. waksmanii sebesar 98% dalam waktu enam hari
(gambar 3).

KESIMPULAN

P. spinulosum lebih baik kemampuannya dalam menurunkan kadar minyak nabati
dibandingkan P. waksmanii. Reduksi konsentrasi minyak nabati pada perlakuan 100 ppm
yang dilakukan oleh P. waksmanii dan P. spinulosum sebesar 76,70% dan 89%. Pada
percobaan dengan konsentrasi minyak nabati 200 mg/l, kedua mikrofungi berhasil
menurunkan minyak nabati sebesar 57,65% (P. waksmanii) dan 89,30% (P. spinulosum).

Ucapan terima kasih

Terima kasih disampaikan kepada Osaka Gas Foundation Japan yang telah mendanai
penelitian ini melalui Pusat Penelitian Lingkungan Hidup, Institut Pertanian Bogor.

Daftar Pustaka

Agustina, E., Surantiningsih, N.T.M. Pratiwi dan H. Effendi. Penggunaan mikrofungi akuatik (Rhizopus
stolonifer) sebagai bioremediator dalam mendegradasi limbah minyak nabati. Prosiding Seminar
Nasional Penelitian Lingkungan di Perguruan Tinggi. Bandung, 20 Juni 2007.

Boyd, C. E. Water Quality in Warmwater Fish Ponds. Auburn University. Alabama. 359 p. 1979.
Citroreksoko, P. Pengantar Bioremediasi. Prosiding, Pelatihan dan Lokakarya Peranan Bioremediasi dalam
Pengelolaan Lingkungan. Pusat Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi-LIPI. Cibinong.(1996): 1-5.

Coulibaly, L., G. Gourene, and S.N. Agathos. Utilization of fungi for biotreatment of raw wastewaters. African
Journal of Biotechnology Vol. 2, No. 12 (2003): 620-630.

Effendi, H. Telaah kualitas air bagi pengelolaan sumberdaya dan lingkungan perairan. Kanisius. Yogyakarta.
258 hal. 2003.

Effendi, H. dan Surantiningsih. Prospek penggunaan mikrofungi akuatik sebagai bioremediator air limbah
organik. Prosiding Seminar Nasional Perikanan. Fakultas Perikanan, Universitas Brawijaya. Malang, 20
– 21 Februari 2006.

Effendi, H., Surantiningsih, M. Krisanti, dan Destilawaty. Pemanfaatan mikrofungi akuatik sebagai agen
biokonversi air limbah organik. Makalah pada Seminar Nasional Limnologi. Pusat Penelitian Limnologi
LIPI. Jakarta, 5 September 2006.

Fassatiova, O. Moulds and Filamentous Fungi in Technical Microbiology. Volume 22. Churchill Livingstone.
Britain. 217 p. 1986.
Fleury, S. Method for treatment of sewage plant sludges by a fungal process. Free Patent Online, USA. 2007.

Gandjar, I., W. Sjamsuridzal dan A. Oetari. Mikologi: Dasar dan Terapan. Yayasan Obor Indonesia. Jakarta.
238 hal. 2006.

Gilman, J.C. A Manual of Soil Fungi. The Lowa State Collage Press. Florida. 329p. 1945.
Griffin, D.H. Fungal Physiology. A Willey Interscience Publication. John Willey and Sons. New York. 351 p.
1981.

Molla et al. “In-vitro compatibility evaluation of fungal mixed culture for bioconversion of domestic
wastewater sludge.” World Journal of Microbiology and Biotechnology, Vol. 17, No. 9 (2001): pp. 849-
856.

Widiyanti, D. A. D., Surantiningsih, S. Haryadi, dan H. Effendi. 2007. Pemanfaatan mikrofungi akuatik
(Acremonium strictum dan Mucor hiemalis) dalam mereduksi kandungan minyak nabati limbah cair.

Prosiding Seminar Nasional Penelitian Lingkungan di Perguruan Tinggi. Bandung, 20 Juni 2007.

Selasa, 25 November 2014

Kondisi Lingkungan di Daerah Papua Barat

Kondisi lingkungan di daerah papua barat

Fenomena perubahan iklim, pencemaran dan kerusakan lingkungan sudah terjadi, di mana Tanah Papua juga tidak luput dari kejadian ini.

Menteri Lingkungan Hidup, Prof. Balthasar Kambuaya mengatakan ekoregion Papua merupakan salah satu ekoregion yang memiliki keanekaragaman ekosistem yang cukup tinggi dengan didominasi ekosistem hutan yaitu sekitar 76,2%.

“Akan tetapi dengan bertambahnya penduduk pendatang, aktivitas pertambangan dan pembangunan infrastruktur mendorong lingkungan di Tanah Papua menjadi berubah,” kata Balthasar dalam rilisnya, Kamis (9/10/2014).

Pernyataan tertulis tersebut dibacakan Deputi Bidang Kerusakan Lingkungan Hidup dan Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup Arief Yuwono dalam “Sosialisasi Peraturan Perundangan Lingkungan Hidup” di Merauke, Kamis (9/10/2014).

Pemanfaatan kawasan hutan yang kemudian diubah peruntukannya menjadi kawasan permukiman, kawasan pertambangan atau peruntukan lainnya, kata dia, turut memberikan kontribusi besar pada persoalan lingkungan hidup.

Walaupun laju perubahan tanah Papua relatif lebih rendah dibandingkan wilayah lain, sejak tahun 2000 hingga 2012 terjadi penurunan perubahan tutupan hutan sebesar 20%.

Kekayaan alam di Papua dan Papua Barat yang melimpah dan karakteristik penduduk yang dikenal memiliki kearifan lokal berkepedulian tinggi merupakan potensi yang harus dimanfaatkan oleh pemerintah daerah dalam menyusun program yang prorakyat dan prolingkungan hidup.

Manokwari, 17 Oktober 2013. Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) bersama Pemerintah Daerah Provinsi Papua dan Kabupaten Manokwari menyelenggarakan berbagai kegiatan dalam rangka upaya pengendalian pencemaran lingkungan hidup dan persampahan di Provinsi Papua Barat. Rangkaian acara ini dihadiri oleh Menteri Lingkungan Hidup, Prof. Dr. Balthasar Kambuaya, MBA dalam kunjungan kerjanya di Provinsi Papua Barat.
Dalam sebuah lokakarya tiga hari yang diadakan di Bintuni, Papua Barat, baru-baru ini, masyarakat yang terkena dampak proyek gas Tangguh menuntut agar BP dan pemerintah Indonesia mendengarkan keluhan mereka dan memberi mereka kesempatan untuk berpendapat akan hidup mereka, penghidupan dan masa depan wilayah Teluk Bintuni.
DTE mengajukan pertanyaan yang kritis mengenai proyek raksasa gas alam dan LNG Tangguh, yang dioperasikan oleh BP di Teluk Bintuni, Papua Barat.

Proyek jutaan dollar yang kini sudah mencapai fase produksi itu menyebabkan adanya perubahan cepat dan besar-besaran terhadap komunitas setempat yang tanah-tanah adatnya dipakai sebagai ladang operasi proyek.

DTE mempertanyakan kepada BP mengenai dampak hak asasi manusia, sosial dan lingkungan serta konteks politik yang lebih luas dan juga melaporkan secara ekstensif mengenai Tangguh.


penggusuran akibat pembangunan proyek tangguh


       Pendekatan BP pada pengoperasian proyek Tangguh mengisyaratkan langkah yang semakin menjauh dari 'niat baik' perusahaan tersebut yang selama ini dikemukakan untuk meyakinkan publik baik di Indonesia maupun di Inggris. Kasus masyarakat nelayan di desa Tanah Merah mencuat setelah isu tersebut dimuat dalam terbitan lokal Suara Perempuan Papua. Tanah Merah adalah sebuah desa di wilayah selatan Teluk Bintuni yang digusur untuk mendirikan lokasi utama proyek. Artikel tersebut bersuara kritis terhadap situasi yang dihadapi penduduk yang dipindahkan dan juga terhadap langkah-langkah yang diambil oleh perusahaan untuk memberikan alternatif penghidupan yang baru. DTE telah mendengar dari anggota panel TIAP dan staf BP Indonesia bahwa banyak rumah baru yang dibangun di Tanah Merah Baru sekarang ini kosong dan banyak perlengkapan yang diberikan oleh BP telah dijual (sebagai contoh adalah perahu motor yang diberikan kepada penduduk nelayan).


     Situasi tersebut menggambarkan dengan jelas bahwa meskipun telah menunjukkan itikad baik upaya BP untuk berkontribusi pada pembangunan dan kesejahteraan masyarakat setempat tidak mencapai hasil yang diinginkan. Mungkin hal tersebut mengindikasikan bahwa kesenjangan antara realitas perusahaan multinasional besar dengan kondisi penduduk lokal terlalu lebar untuk dijembatani dengan cara tersebut, dan bahwa keberadaan Tangguh masih tetap merupakan ganjalan bagi masyarakat dan lingkungan setempat. Pada akhirnya, hasil dari upaya BP hanya berujud uang tunai dari hasil penjualan perahu motor yang bersifat jangka pendek dan bukannya pembangunan jangka panjang yang berkelanjutan dan terkelola di Papua.

Sumber:

http://news.bisnis.com/read/20141009/78/263602/menteri-klh-papua-harus-waspadai-perubahan-iklim-dan-kerusakan-lingkungan

http://www.downtoearth-indonesia.org/id/story/perusahaan-perusahaan-multinasional-antri-untuk-mengambil-keuntungan-dari-sumberdaya-di-papua-

http://www.menlh.go.id/upaya-pengendalian-pencemaran-lingkungan-dan-persampahan-di-papua-barat/

http://bapesdalh.papua.go.id/page/62/tantangan-pembangunan-di-papua-dan-langkah-ke-depan-di-bawahmp3ei.htm

http://papuabarat.litbang.pertanian.go.id/ind/index.php?option=com_content&view=article&id=71:papua-barat-menuju-provinsi-konservasi-dan-keterkaitannya-dengan-pembangunan-pertanian-ramah-lingkungan-&catid=5:seminarlokakarya&Itemid=5

"Daftar Penelusuran Kota Melalui Provinsi".




Minggu, 23 November 2014

Jawaban 10 "Pemanasan Global"

Le onde dell'oceano colpito le dita

pronto per essere trascinato in onde e

La luna nuova arriverà

La tempesta infuria per l'uomo

sporco verso il cielo

rendendo persone malate

Caduta notturna in aria sporca

il nostro mondo è pieno di auto e moto

Questa vita non è solo di amare le persone,

ma anche l'amore della terra.

Translate : 

Gelombang laut menerpa jemariku

siap untuk terseret dalam gelombang dan

bulan baru akan datang

Badai mengamuk kepada manusia

kotoran naik ke langit

membuat orang-orang sakit

Malam rebah dalam udara kotor

dunia kita penuh dengan mobil dan motor

hidup ini bukan hanya tentang menyayangi orang,

tetapi juga mencintai bumi

Jawaban 9 “Apa yang harus dilakukan oleh Indonesia untuk beradaptasi dengan dampak ekstrim pemanasan global ?”

Governo indonesiano dovrebbe anche essere consapevoli e funzionari statali non correttamente masterizzato e mengekpolitasi naturali in Indonesia, perché avrà un impatto sul cambiamento climatico e il riscaldamento globale in Indonesia che ha provocato perdite per Indonesia. perché Indoneisa tra cui il suo paese fortemente dipendente dalle risorse naturali, il modo corretto di affrontare l'impatto della globalizzazione è di adattarsi. adattabilità è fatto da fornire conoscenze al pubblico sugli effetti del riscaldamento globale.

Translate : 

Seharusnya pemerintah indonesia juga sadar dan para petinggi negara ini tidak selayaknya menguasai dan mengekpolitasi alam yang ada di indonesia, karena akan berdampak sekali pada perubahan iklim dan pemanasan global di indonesia yang mengakibatkan kerugian bagi indonesia. karena indoneisa termasuk negara yang hidupnya sangat bergantung pada sumber daya alam, cara yang tepat dalam mengatasi dampak globalisasi adalah dengan beradaptasi. kemampuan adaptasi dilakukan dengan memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai berbagai dampak pemanasan global.

Jawaban 8 “Dampak Pemanasan Global Tak Bisa Diperbaiki” (Kasus 1)

Penso che anche se i casi si sono verificati nel nostro mondo non poteva essere riparato, come ghiacciai e ghiaccio polare si scioglie e le catastrofi naturali che si sono verificati in diversi paesi è l'impatto del riscaldamento globale, anche se non siamo in grado di risolvere il problema, ma siamo in grado di ridurre al minimo l'impatto della verificarsi, con una partecipazione record delle varie parti a livello locale come interessato vulnerabile.

Translate : 

Menurut saya walaupun kasus yang telah terjadi di bumi kita itu sudah tidak bisa di perbaiki, seperti gletser, dan es kutub mencair serta bencana alam yang terjadi di berbagai negara yang merupakan dampak dari pemanasan global, walaupun kita tidak dapat memperbaikinya tetapi kita dapat meminimalisir dampak yang terjadi, dengan catatan mengikutsertakan berbagai pihak di tingkat lokal sebagai pihak yang rentan terkena dampak.